Minggu, 20 Maret 2011

A ROMANTIC TRADITIONAL WEDDING : Sebuah Romantika Pernikahan Tradisional


Balutan budaya Jawa yang kental sangat terasa pada rangkaian pernikahan SYLVY & INDRA. Tata rias & busana bergaya tradisional Solo Putri menjadi pilihan pasangan apoteker dan dokter ini. Pada saat proses make up berlangsung, pengantin wanita sudah terlihat demikian cantik dan anggun. Aura kebahagiaan terpancar saat persiapan prosesi pernikahan akan berlangsung. 

 





Pilihan busana tradisional berwarna putih, menjadikan nuansa romantis sangat kental terasa pada rangkaian pernikahan SYLVY & INDRA. Diawali acara siraman, midodareni, akad nikah, tukar menukar kembar mayang, balangan sirih, wiji dadi, ngangkat drajat, singkep sindur, bobot timbang, kacar-kucur, dahar klimah, tukar cincin, hingga prosesi sungkeman, dan bubak kawah berjalan teratur sesuai tata cara budaya Jawa nan sakral. Rasa bahagia menyelimuti hati kedua pasangan dan semua yang hadir saat itu.

 

Pada malam resepsi pernikahan yang meriah, SYLVY & INDRA memilih busana tradisonal Solo berwarna merah nan  semarak, tetapi tanpa meninggalkan sisi-sisi romantisme kedua pasangan ini. Para tamu undangan hadir dari berbagai kalangan pun ikut mendoakan kebahagiaan mereka berdua. Keluarga dekat dan para kerabat mendampingi pasangan nan serasi ini hingga acara resepsi usai.

Semoga menjadi pasangan yang bahagia, saling memahami, dan bisa mengisi satu dengan lainnya serta senantiasa menghormati orang tua yang telah membesarkan dan membimbing mencapai tujuan hidup. Selamat menempuh hidup baru dengan segala keceriaan dan penuh kebahagiaan, doa tulus kami untuk SYLVY & INDRA


Make Up & Grown : SAVITRI Wedding
Photography : SAVITRI Pictures & SUBLIMITY Portrait
Album Design : SAVITRI Art Work 


Minggu, 20 Februari 2011

ARTISTIC PRE WEDDING : Kenangan Indah Sarat Nilai Seni


Persiapan pernikahan dapat menjadi sebuah kenangan sekaligus pengalaman yang tak terlupakan. Beragam pernak-pernik harus disiapkan oleh kedua pasangan sebelum hari sakral tersebut. Mulai dari hal-hal sangat penting, penting, agak penting, bahkan kurang penting pun perlu dipikirkan bersama. Saat inilah, calon pengantin diuji menjadi sebuah team work yang solid dan tangguh sebelum benar-benar menjadi keluarga dalam arti sesungguhnya.


Foto pre-wedding menjadi salah satu bagian penting dalam sebuah pernikahan. Sesi ini perlu mendapat perhatian dan dipersiapkan dengan seksama agar hasil yang diharapkan sesuai  keinginan kedua pasangan plus keluarga masing-masing. Apalagi, pose-pose pre-wedding tersebut bakal ditampilkan pada saat resepsi pernikahan yang dihadiri banyak tamu undangan, kalangan kolega, maupun para kerabat.
 

Pasangan yang berprosesi sebagai dokter ini, RIA & EKY memilih nuansa artistik untuk foto pre-wedding mereka berdua. Tata rias & busana tradisional modifikasi yang dihadirkan Tim Savitri Wedding bernuansa keemasan menjadikan pasangan RIA & EKY tampil demikian serasi. Para fotografer Sublimity Photography tanpa ragu mengarahkan dan mengambil berbagai pose dalam studio dengan latar belakang monochrome. Proses selanjutnya, Tim Digital Imaging memberikan sentuhan-sentuhan nan artistik untuk menghadirkan nilai dan katakter pada karya seni ini.    


Hasilnya .... rangkaian foto pre-wedding sarat nilai seni hadir sebagai bagian penting dari perjalanan hidup kedua pengantin ini. Sebuah kepingan kebahagiaan tersirat dari kedua pasangan ini saat menyaksikan foto-foto tersebut. Semoga menjadi pasangan nan abadi dan dapat menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, doa kami kepada dr RIA & dr EKY. 

Make Up & Grown : SAVITRI Wedding
Photo Studio : SUBLIMITY Photography
Design : SUBLIMITY Digital Imaging 



Kamis, 27 Januari 2011

UNIQUE PRE WEDDING : Sebuah Cerita Yang Tidak Biasa


Foto prewedding pasangan dokter, FARAH & ROY mungkin bisa menjadi sebuah cerita yang tidak biasa sekaligus unik. Sebenarnya, awal acara foto prewedding ini berjalan seperti proses foto pada umumnya. Setelah proses tata rias dan busana oleh Tim SAVITRI, calon pengantin ini bergegas melanjutkan proses foto studio. Mereka berdua mengikuti semua sesi sesuai arahan penata gaya dan para fotografer SUBLIMITY Photography. Di beberapa sesi kami sempat berdiskusi untuk menentukan gaya pengambilan foto yang disesuaikan keinginan mereka berdua. Dan, blitz ...... semua pose pun terekam dengan indah.

         
Di penghujung sesi foto prewedding, iseng kami tawarkan : "Mau difoto di ruang rias 'nggak ? Kita bisa berfoto ria dengan konsep yang rada beda ....". Ternyata tawaran kami disambut antusias bin suka cita oleh FARAH & ROY.  Tanpa perlu banyak pengarahan dan diskusi, mereka berdua langsung take action dan enjoy dengan gaya masing-masing. Sang fotografer dengan semangat 45 menumpahkan segenap kreatifitas mengabadikan momentum tersebut. Hasilnya .... wow, sungguh natural sekaligus kaya ekspresi.


Rangkaian foto-foto tersebut kemudian didesain oleh Tim SAVITRI Artwork dengan tambahan dialog yang renyah sekaligus mengundang senyum :) simpul. Sedangkan, bagi para pembaca nan budiman yang memiliki selera humor tinggi akan segera tertawa tergelak  ..... Karya seni ini pun diaplikasikan dalam sebuah giant banner yang mengundang perhatian para tamu undangan dan panitia saat resepsi pernikahan berlangsung. Dan, tidak sedikit dari mereka berfoto ria berlatar belakang foto prewedding ini. Sebuah cerita indah, unik, dan juga spontan melatarbelakangi proses pemotretan ini. Sebuah kisah yang menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian pernikahan pasangan FARAH & ROY.



"Selamat menjalani hidup baru yang lebih bernilai dan memberi manfaat bagi kehidupan. Semoga, selalu bahagia dan mensyukuri setiap detik demi detik kebersamaan kalian ..... ", doa kami untuk dr FARAH & dr ROY.


Make Up & Grown : SAVITRI Wedding
Photo Studio : SUBLIMITY Photography
Design : SAVITRI Artwork


Selasa, 18 Januari 2011

COLORFUL INDIA WEDDING : Warna-Warni Pernikahan Bergaya India


Tiada yang memungkiri India adalah negeri kaya warna. Beragam seni semerbak berkembang dari berbagai etnis dan keyakinan di bantaran pegunungan Himalaya nan subur. Negeri lembah Indus tempat lahirnya kebudayaan tertua di dunia, tanah air para pujangga yang menuliskan saga abadi Ramayana dan Mahabarata. Mahakarya luhur yang mengajarkan intisari kehidupan yang turut mempengaruhi budaya negeri-negeri di Asia. Taj Mahal, icon keindahan tiada tara hasil daya cipta seni bangsa India. Simbol keabadian cinta mendalam kaisar Mughal, Shah Jahan kepada sang istri Mumtaz Mahal. Sebuah karya agung hasil kolaborasi dedikasi, rasa, seni, dan teknologi dari kebhinekaan tradisi lokal dengan sentuhan budaya-budaya asing.



Warna-warni budaya negeri yang mengalirkan sungai Gangga ini menginspirasi pasangan dancer DERWIN & BENA melangsungkan pernikahan bernuansa India. Kecintaan mereka pada seni tari, sedikit tidaknya mempengaruhi pilihan terhadap nuansa negeri kaya beragam tarian. Tata rias dan busana pilihan Bena adalah perpaduan merah dan emas sangat khas India  menambah menarik sang penari.





Busana berciri India berikut mahkota bak pangeran dikenakan Derwin menambah elegan penampilannya. Didampingi kedua orang tua yang berbahagia dan dikelilingi kerabat terkasih beserta para undangan yang bersuka menyelimuti detik demi detik prosesi pernikahan nan sakral ini. 




Prosesi berjalan tahap demi tahap sesuai aturan dan tata tertib agar pernikahan ini menjadi sempurna. Derwin & Bena dengan khusyuk mengikuti semua tahapan tersebut dengan segenap jiwa dan niat nan tulus dalam rangka memulai kehidupan baru yang lebih bernilai di bawah lindungan-Nya.
 



Momen pernikahan ini mencapai penghujung, pasangan Derwin & Bena beserta keluarga dan semua pihak yang terlibat, juga para tamu undangan yang hadir pun mengucapkan syukur atas kelancaran acara ini. Tiada sesuatu hal yang lebih penting dari sebuah kehidupan yang menghargai keinginan, pendapat  dan mengutamakan keharmonisan hubungan antar pasangan dan keluarga. Menumbuhkan rasa hormat dan rasa terima kasih atas kebaikan dan pengorbanan orang tua. 


Selamat menempuh hidup yang baru, hidup yang penuh warna dan dinamika. Semoga cinta kasih kalian abadi selamanya dan segala kebahagiaan selalu menyertai DERWIN & BENA.  Amien .....

Tata Rias : Savitri Wedding - Tata Busana : Derwin & Bena
Photography : Tito Simon - Design : Savitri Art Work
Taj Mahal : RTQ's Photostream


 
 

Sabtu, 25 Desember 2010

THE ENTERTAINING WEDDING : Pernikahan Bersemarak Hiburan




Derwin & Bena adalah pasangan 'dancer' sarat prestasi yang sangat mengerti dan menjiwai hobi sekaligus profesi mereka. Pemahaman mendalam ini diimplementasikan dengan sempurna pada resepsi pernikahan mereka berdua. Sebuah resepsi pernikahan "Full Entertaiment" disuguhkan untuk menyenangkan dan menghibur para tamu undangan, kerabat, sahabat, dan siapapun yang hadir saat itu.


Para tamu undangan datang disambut dengan rangkaian foto pre-wedding Derwin  & Bena dalam pose-pose atraktif. Tema 'Dancing' mendominasi dokumentasi tersebut dalam balutan dekorasi bergaya minimalis nan artisik. Memasuki lobi, atmosfir gemerlap bertabur cahaya berhias bunga segar dengan ranting-ranting putih. Sebuah poster besar pasangan  Derwin & Bena pada rangkaian anak tangga menjadi point of interest di ruangan ini. Mungkin, Tito Simon sang photographer mengilustrasikan proses kehidupan layaknya menapaki sebuah tangga. Kadang kita harus naik mendaki dan kadang pula berhenti untuk diam sejenak. Tetapi, juga harus menuruninya untuk kemudian bergerak naik kembali. Itulah dinamika kehidupan ....


Memasuki area utama, pasangan Derwin & Bena dan keluarga disambut semburan kembang api yang menakjubkan. Sebuah acara penuh hiburan segera dimulai. Sang pengantin kontan menjadi pusat perhatian utama para tamu undangan. Didampingi orang tua beserta kerabat terkasih, mereka berjalan di atas karpet hitam diiringan suara saxophone nan romantis. Tata rias dari Savitri Wedding berpadu apik dengan busana desain Ayok Dwipancara bernuansa etnik modern serasi dengan tema resepsi pernikahan malam itu. 
 


Pasangan Derwin & Bena beserta orang tua mereka menuju pelaminan utama bergaya minimalis dengan rangkaian bunga-bunga cantik karya Savitri Decoratian. Perhatian semua pengunjung tertuju pada area yang malam itu didesain elegan juga artistik hasil kolaborasi Tim Desain, Derwin & Bena beserta orang tua mereka yang kaya ide dan kreatifitas. Para tamu undangan pun bergegas menuju pelaminan memberi ucapan selamat kepada kedua mempelai dan orang tua berikut ucapan doa untuk kebahagian mereka. 



Semarak hiburan menjadi tema utama resepsi pernikahan malam ini. Sahabat-sahabat Derwin & Bena dari kalangan entertainer memberi hadiah terindah di hari bahagia mereka. Duo MC nan keren, Band yang siip abis, dan Trio Vocal yang ciamik berganti mengisi acara ini. Tari tradisional modifikasi tampil menarik bersanding dengan eksotiknya Salsa dan Capoeira berpadu Hip Hop Dance nan energik. Rulland Duo Percussion tidak ketinggalan menghentak riuh dengan lusinan alat perkusi. Kejutan tak terduga hadir dari kolaborasi 'East Meet West' dari Perkusi Rebana dan Duo Percusion, atraktif sekaligus muantap gan ...  




Resepsi pernikahan Derwin & Bena menjadi sangat menghibur bagi semua orang yang hadir malam itu. 'The Entertaining Wedding' benar-benar sempurna terwujud dari awal hingga akhir. Selamat menempuh hidup baru Derwin & Bena, semoga kehidupan kalian berjalan dengan penuh kebahagiaan. Teruslah menari untuk menyenangkan dan membahagiakan kalayak banyak ....

Tata Rias : Savitri Wedding - Tata Busana : Ayok Dwipancara
Decoration : Savitri Decoration -  Photography&Design : Savitri Pictures
 


 

Selasa, 30 November 2010

CULTURAL WONDERS : Keajaiban Budaya Indonesia


Inggrid Stromman berasal dari Norwegia, ia mendapat kenang-kenangan indah berupa dokumentasi mengenakan busana adat khas Makasar. Busana berwarna merah menyala layaknya jiwa pemberani para pelaut Bugis menjadi pilihannya. Berhias mahkota emas nan  indah lengkap dengan anting-anting dan kalung berukir khas Makasar menjadikan tata rias dan busana ini tampil menarik, berkarakter, dan mampu menciptakan keanggunan. Seorang anak yang sempat melihat foto di atas dengan polos berkata, "Itu foto Ratu Elizabeth dari Inggris ya .... ? ". Kita pun terperanjat, kemudian tersenyum dan mencoba memberi penjelasan panjang lebar.
 


Agar tampil khas Indonesia, Inggrid  'diwajibkan' bergaya luwes seperti para penari tradisional. Tetapi, rupanya hal ini sangat sulit ia dilakukan. Rara yang ikut mendampingi saat itu berusaha dengan taktis mengajarkan gaya khas Indonesia tersebut. Dan hasilnya berkali-kali gagal, tapi dengan segala upaya akhirnya Inggrid bisa juga. Walaupun tidak seluwes Rara, tetapi Inggid berhasil menirukan gaya luwes yang sangat khas Indonesia. Cheers ..... blitz !!! Hasilnya, mereka tampil menarik dengan tata rias & busana tradisional Makasar.



Mungkin, dokumentasi ini menjadi salah satu kenangan terindah bagi Inggrid saat di Indonesia. Kita berharap, ia bisa menjadi sahabat bagi Indonesia. Sahabat yang senantiasa mencintai beragam adat istiadat negeri dengan 17.508 pulau yang terbentang dari Sabang hingga Merauke. Yang juga akan menyampaikan kepada kalayak banyak cerita tentang keajaiban budaya Nusantara ini. 

Semoga ....   


Terima kasih kepada Inggrid Stromman dan Rara.
Tata Rias & Busana oleh Savitri Wedding. Photo Studio oleh Sublimity Photography.